Kunjungan Sekolah Vokasi di Bogorian Aquatics: Belajar Reproduksi dan Ciri Kelamin Ikan Hias

Pada April 2025, Bogorian Aquatics kembali menerima kunjungan dari Sekolah Vokasi untuk praktikum Mata Kuliah Fisiologi Ikan. Kegiatan ini diikuti oleh 85 peserta, terdiri dari 2 dosen pembimbing , 6 asisten dosen dan 78 mahasiswa/i tingkat pertama. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkenalkan mahasiswa pada proses reproduksi ikan hias, serta memberikan pemahaman mengenai perbedaan kelamin pada ikan hias melalui pengamatan langsung di farm.

Jenis Ikan yang Dipelajari
Para peserta berkesempatan untuk mempelajari berbagai jenis ikan yang ada di farm, seperti:

๐ŸŸ Denisonii
๐ŸŸ Botia India
๐ŸŸ Mini Puffer
๐ŸŸ Red Lizard
๐ŸŸ Hoplo
๐ŸŸ Electric Blue Jack Dempsey (EBJD)
๐ŸŸMaingano
 

Melalui pengamatan langsung, mahasiswa/i belajar untuk membedakan ikan jantan dan betina dengan melihat ciri fisik yang ada pada masing-masing spesies.

Pembelajaran di Lapangan

Selama kunjungan, mahasiswa/i diajak untuk memahami langsung konsep-konsep yang telah dipelajari di kelas, seperti:

  • Membedakan morfologi jantan dan betina pada ikan hias, khususnya melalui ciri-ciri eksternal.
     
  • Mengenal stadia reproduksi, mulai dari fase belum matang gonad, matang gonad, hingga fase pemijahan.
     
  • Melihat berbagai jenis ikan indukan dan mengenal standar pemilihan induk yang berkualitas.
     
  • Mempelajari desain dan manajemen wadah pemeliharaan induk, termasuk sistem sirkulasi, pencahayaan, dan kebersihan.
     
  • Mengenal langsung area farm produksi dan sistem kerja budidaya di skala produksi.
     

Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa/i untuk melihat langsung bagaimana proses pemeliharaan induk dan pemijahan ikan hias dilakukan. Mereka juga diperkenalkan dengan manajemen farm, yang meliputi pemeliharaan lingkungan yang optimal untuk mendukung kesehatan ikan dan keberhasilan reproduksi.

Manfaat Kolaborasi Pendidikan dan Industri

Bogorian Aquatics sangat mendukung kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri. Dengan adanya kunjungan ini, mahasiswa/i dapat lebih memahami tantangan di dunia industri akuakultur, serta memperoleh pengalaman praktis yang sangat berharga untuk mempersiapkan mereka menghadapi dunia kerja di sektor perikanan.


Other Article


...
Bogorian Aquatics Menjadi Lokasi Kunjungan Akademik Nasional dan Internasional

<p><strong>Bogorian Aquatics</strong>&nbsp;secara konsisten menjadi tujuan kunjungan akademik dari mahasiswa dalam dan luar negeri, termasuk dosen serta profesor dari institusi internasional. Kunjungan ini menjadikan Bogorian Aquatics sebagai&nbsp;<strong>showcase praktik akuakultur ikan hias</strong>&nbsp;yang terintegrasi antara produksi, manajemen, dan keberlanjutan.</p> <p>Dalam setiap kunjungan, peserta diperkenalkan langsung pada sistem kerja farm, proses produksi ikan hias, penerapan standar operasional, hingga tantangan nyata di industri akuakultur. Pendekatan ini memberikan pengalaman pembelajaran kontekstual yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga praktik lapangan dan diskusi industri.</p> <p>Kepercayaan berbagai institusi akademik untuk menjadikan Bogorian Aquatics sebagai lokasi kunjungan mencerminkan peran Bogorian Aquatics sebagai&nbsp;<strong>ruang belajar terbuka</strong>&nbsp;sekaligus referensi bagi pengembangan pengetahuan, riset terapan, dan kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri perikanan.</p>

Load More >>
...
๐Ÿงช Riset Terkini: Pembesaran Denisonii & Golden di Bak Beton Berfilter โ€“ Rahasia Calon Induk yang Tangguh!

<h3><strong>By Bogorian Aquatics | Last Updated: 04 Mei 2025</strong>&nbsp;</h3> <h3>Halo, Sahabat Aquatics! ๐ŸŒŠ</h3> <h3>Pernah nggak sih kepikiran, gimana caranya regenerasi induk ikan hias bisa tetap jalan tanpa drama? Nah, di Bogorian Aquatics, kita lagi serius eksplorasi formula rahasia untuk menciptakan calon induk <em>Denisonii</em> dan <em>Golden</em> yang sehat, kuat, dan anti-inbreeding. ๐Ÿ˜Ž</h3> <p>Yuk intip hasil riset kami yang satu ini &mdash; seru banget!</p> <p>&nbsp;</p> <h3><strong>๐ŸŽฏ Latar Belakang: Induk Hebat Dimulai dari Lingkungan Hebat</strong></h3> <p>Untuk menjaga keberlanjutan produksi di farm, regenerasi induk jadi hal wajib. Tapi, bukan cuma jumlah yang penting, kualitas juga harus dijaga. Nah, gimana caranya? Salah satunya lewat pola pemeliharaan yang pas &mdash; lingkungan stabil, stres minimal, dan tentu saja, air berkualitas tinggi!</p> <p>Makanya, kami lakukan riset dengan metode <strong>pemeliharaan di bak beton besar yang dilengkapi sistem filtrasi lengkap dan aerasi</strong>.</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p><br /> &nbsp;</p> <center><p><img src="https://lh7-rt.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXc010LKc3Sxi9VwWKB7yai06owwnLCCEOK414YBLa8_3rshFV1NECyNJ_o5aX8V6lyLx02tUJ5CWUiBv3B6D8IkjW8vGuQkDt9KHpQ89-FTHh6bCrDLBn_IuSI9d9ltxqzwVNaU8wCtYFwvKQn3sAQ?key=d-VDDMSoJ9dkovTCRL7v40G9" style="height:346.1049364865532; margin-top:-69px; width:194px" /></p></center> <p>&nbsp;</p> <h3><strong>๐Ÿ” Kenapa Bak Beton dan Filter?</strong></h3> <p><em>&ldquo;Kalau air jernih dan stabil, monitoring ikan jadi mudah, stres pun berkurang. Dan yang pasti, lebih efisien!&rdquo;</em></p> <p>Sebelumnya, kami pernah coba pelihara benih Denisonii di bak beton <em>tanpa filter</em> &mdash; hasilnya? Hmm&hellip; kurang optimal. Kematian tinggi, kualitas air nggak stabil.</p> <p>Jadi, versi upgrade-nya adalah: <strong>top filter + aerasi + aliran air sumur 3-4 jam/hari</strong>. Kali ini, fokusnya calon induk ukuran gede, jadi harapannya lebih kuat menghadapi fluktuasi lingkungan.</p> <h3><strong>๐Ÿงช Hipotesis Kami:</strong></h3> <p><em>&ldquo;Kalau calon induk dipelihara di bak besar pakai filter, maka mereka akan tumbuh optimal: sehat, padat, tapi tetap low maintenance.&rdquo;</em></p> <p>&nbsp;</p> <h3><strong>โš™๏ธ Metode &amp; Rencana Kerja</strong></h3> <p><strong>๐Ÿ”น Sistem yang Digunakan:</strong></p> <p>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; - Bak beton dengan volume besar</p> <p>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; - Top filter (fisik, kimia, biologi)</p> <p>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; - Aerasi</p> <p>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; - Flow-through harian 3&ndash;4 jam</p> <p>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; - Pembersihan dan ganti air 60-70% setiap 2 minggu</p> <p><strong>๐Ÿ”น Penebaran:</strong></p> <p>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; - Gen 1: 300 ekor</p> <p>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; - Gen 2: 500 ekor</p> <p>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; - Durasi pemeliharaan: &plusmn; 2&ndash;3 bulan</p> <p>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; - Frekuensi pakan: 3x sehari pakai pelet</p> <p><em>Catatan: Belum ada data pertumbuhan, tapi monitoring visual menunjukkan pertumbuhan proporsional dan aktif.</em></p> <h3>&nbsp;</h3> <h3><strong>๐Ÿ“ˆ Success Metrics: Apa yang Kami Kejar?</strong></h3> <table cellspacing="0" style="border-collapse:collapse; width:603px"> <tbody> <tr> <td style="vertical-align:top; width:135px"> <p><strong>Parameter</strong></p> </td> <td style="vertical-align:top; width:468px"> <p><strong>Target</strong></p> </td> </tr> <tr> <td style="vertical-align:top; width:135px"> <p>Survival Rate</p> </td> <td style="vertical-align:top; width:468px"> <p>&gt; 80% โœ…</p> </td> </tr> <tr> <td style="vertical-align:top; width:135px"> <p>Pertumbuhan</p> </td> <td style="vertical-align:top; width:468px"> <p>Optimal (fisik proporsional) โœ…</p> </td> </tr> <tr> <td style="vertical-align:top; width:135px"> <p>Maintenance</p> </td> <td style="vertical-align:top; width:468px"> <p>Efisien, air tetap jernih &amp; minim stres โœ…</p> </td> </tr> <tr> <td style="vertical-align:top; width:135px"> <p>Valuasi</p> </td> <td style="vertical-align:top; width:468px"> <p>Ada penambahan nilai aset dari Gen 1 &amp; Gen 2 ๐Ÿ’ฐ</p> </td> </tr> </tbody> </table> <p>&nbsp;</p> <h3><strong>๐Ÿ’ฌ Whats Next??</strong></h3> <p>Riset ini bukan akhir &mdash; tapi langkah awal menuju sistem pemeliharaan <em>calon induk</em> yang lebih baik, efisien, dan <em>sustainable</em>. Kami akan terus update hasil dan data pertumbuhan ke depannya.</p> <p>Stay tuned di website dan sosial media Bogorian Aquatics untuk laporan lanjutannya ya!<br /> Dan kalau kamu punya pertanyaan atau pengalaman serupa, feel free buat diskusi bareng kami โœจ</p> <p>&nbsp;</p> <p><br /> <br /> &nbsp;</p>

Load More >>